<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>catatan Bunda</title>
	<atom:link href="http://perlimut.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://perlimut.wordpress.com</link>
	<description>menjadi orang yang paling bermanfaat bagi orang lain</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Oct 2009 16:48:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='perlimut.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>catatan Bunda</title>
		<link>http://perlimut.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://perlimut.wordpress.com/osd.xml" title="catatan Bunda" />
	<atom:link rel='hub' href='http://perlimut.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bantulah saudaramu Teman!!! (refleksi kutbah jum&#8217;at Salman ITB 16/10/09)</title>
		<link>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/20/bantulah-saudaramu-teman-refleksi-kutbah-jumat-salman-itb-161009/</link>
		<comments>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/20/bantulah-saudaramu-teman-refleksi-kutbah-jumat-salman-itb-161009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 16:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda izzat hakami</dc:creator>
				<category><![CDATA[the religion]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perlimut.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Jum’at ini aku terhenyak lagi, sekali lagi aku shalat jum’at di masjid Salma ITB dan sekali lagi aku menemukan khotbah yang menyentuh hatiku. Kalau jum’at kemarin mengenai kesadaran sahabat terhadap  perbuatan dosa sehingga mereka secara sukarela dihukum di dunia untuk &#8230; <a href="http://perlimut.wordpress.com/2009/10/20/bantulah-saudaramu-teman-refleksi-kutbah-jumat-salman-itb-161009/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=20&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jum’at ini aku terhenyak lagi, sekali lagi aku shalat jum’at di masjid Salma ITB dan sekali lagi aku menemukan khotbah yang menyentuh hatiku. Kalau jum’at kemarin mengenai kesadaran sahabat terhadap  perbuatan dosa sehingga mereka secara sukarela dihukum di dunia untuk mendapatkan ampunan Allah di akhirat maka jum’at ini, khutbah jum’at tersebut mengenai zakat.</p>
<p>Zakat, sebuah kata yang sering sekali ku dengar, bahkan ribuan kali rasanya. Sebuah kata yang sepertinya tak berarti apa-apa selama ini dan baru kemarin jum’at aku tersadarkan bahwa aku seperti orang-orang awam yang menganggap zakat adalah hal yang biasa. Untung saja aku tidak termasuk orang yang menganggap zakat adalah sesuatu yang memberatkan hidupnya.</p>
<p>Menurut khotib, sebenarnya potensi pesimistis zakat Indonesia (resmi dan tidak resmi) adalah 8 Trilyun rupiah, potensi menengah adalah 19 trilyun rupiah dan potensi optimis adalah  40 trilyun rupiah dan tahukah teman-teman ternyata jumlah zakat Indonesia pertahun ternyata 900 milyar rupiah, jauh dari potensi yang ada. Angka ini berarti berdasarkan potensi pesimis bahwa dari 8 dari wajib zakat Indonesia, hanya  1 wajib zakat yang melaksanakan kewajibannya mengeluarkan zakat, apalagi kalau berdasarkan potensi menengah bahwkan optimis , mungkin teman-teman dapat membayangkannya. Pertanyaannya adalah mengapa wajib zakat tidak menunaikan kewajibannya? Apa karena ketidaktahuan mereka atau karena kesengajaan? Dan yang paling penting apakah kita termasuk wajib zakat?</p>
<p>Pertanyaan terakhir ini menggelitikku untuk mencari jawabannya. Menurut khotib, seorang pekerja yang mempunyai pendapatan sekitar 27 juta rupiah per tahun (saat khutbah dilaksanakan) atau sekitar 2,25 juta per bulan (dalam versi lain yang mungkin saja hasilnya sama  bahwa setara dengan 82,5 gram penghasilan pertahun di konversi menjadi rupiah dengan nilai tukar emas waktu kita berzakat) maka orang itu wajib berzakat sebesar 2,5% dari total penghasilang setahun yaitu sekitar  680 ribu rupiah.  Setelah aku hitung-hitung ternyata aku termasuk orang yang wajib zakat, tetapi aku kusadari. Tetapi Alhamdulillah hampir satu tahun lebih aku mengeluarkan hartaku walaupun waktu itu aku ga tahu apakah itu bisa disebut zakat atau infaq, tetapi yang jelas setelah aku kuliah S2, maka aku menjadi wajib zakat. How about  you my friends? Sudahkan kamu berzakat atau berinfak?</p>
<p>Tahukah kita teman-teman, ternyata zakat itu memiliki kedudukan yang hampir sama dengan shalat? Artinya apa? Artinya adalah kalau kita meninggalkan zakat, maka kita akan mendapatkan dosa yang besarnya sama dengan shalat. Arti lainnya adalah kita akan masuk neraka karena tidak berzakat seperti kata khotib “yakin haqqul yakin, orang yang tidak berzakat akan masuk neraka”. Walaupun secara 100% aku tidak setuju atas keyakinan khotib, karna masalah di akhirat hanya Allah yang tahu tetapi aku memahami maksud khotib yang ingin menyatakan meninggalkan zakat adalah dosa besar sehingga pada zaman khalifah Abu Bakar As Shiddiq bahkan memerintahkan prajurit islam untuk memerangi orang yang tidak mau mengeluarkan zakat.</p>
<p>“shalat aja yang membutuhkan waktu Cuma 5 menit aja ditinggalin apa lagi zakat yang menghabiskan uang  yang kita cari susah-susah, rugi rasanya berzakat” sebuah ilustrasi pikiran yang mungkin aja muncul di pikiran kita. Benar memang kalau sudut pandang kita hanya terfokus ke materi tetapi ingatlah teman, bahwa hidup kita tidak hanya materi. Pernahkan merasa puas ketika orang lain merasa gembira karena bantuan kita? Apakah kepuasan itu tergantikan dengan materi? Jawabannya hanyalah di hati teman-teman?</p>
<p>Dalam tulisan ini, aku hanya ingin mengajak teman-teman bahwa seringkali kita melupakan kewajiban zakat, padahal insya Allah dengan zakat kita bisa membantu saudara-saudara kita yang kesulitan. Kita seringkali mudah menghamburkan uang seribu, lima ribu, sepuluh ribu, seratus ribu untuk hal-hal yang tidak berguna sedangkan disekitar kita ada orang-orang yang kelaparan, ada anak-anak putus sekolah, ada orang tua yang sakit tetapi tidak berani ke dokter karena ga punya uang, ada ibu-ibu yang menangis melihat anaknya kekurangan gizi dan sebagainya. Janganlah pelit wahai saudaraku, kita hanyalah manusia yang pasti mati, umur kita paling sekitar 60 tahun (bisa cepat atau bisa lambat kematian menjemput kita), mari kita sisihkan sedikit uang kita baik berupa zakat atau infaq tidak hanya karena kewajiban tetapi juga karena kepedulian kita terhadap sesame dan yang paling penting karena pengakuan dan pengabdian kita kepada Tuhan kita yaitu Allah SWT.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perlimut.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perlimut.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perlimut.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perlimut.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perlimut.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perlimut.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perlimut.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perlimut.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perlimut.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perlimut.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perlimut.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perlimut.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perlimut.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perlimut.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=20&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/20/bantulah-saudaramu-teman-refleksi-kutbah-jumat-salman-itb-161009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/baebc3e0e98e5ecb5271cb89893fa0fb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nuperli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Love Say :</title>
		<link>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/19/my-love-say/</link>
		<comments>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/19/my-love-say/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 13:11:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda izzat hakami</dc:creator>
				<category><![CDATA[My home]]></category>
		<category><![CDATA[My Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perlimut.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum.wr.wb My luvly hubby&#8230; Aku pun mencintaimu karena Allah.. Aku bukanlah wanita yang sempurna , engkaulah penyempurna setengah dien ku&#8230; Aku bukanlah seorang istri yang kuat, tabah&#8230; suatu saat akupun bisa rapuh diterpa badai ujian.. Engkaulah penguatnya.. Aku bukanlah seorang &#8230; <a href="http://perlimut.wordpress.com/2009/10/19/my-love-say/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=16&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum.wr.wb<br />
My luvly hubby&#8230;<br />
Aku pun mencintaimu karena Allah..</p>
<p>Aku bukanlah wanita yang sempurna , engkaulah penyempurna setengah dien ku&#8230;</p>
<p>Aku bukanlah seorang istri yang kuat, tabah&#8230; suatu saat akupun bisa rapuh diterpa badai ujian.. Engkaulah penguatnya..</p>
<p>Aku bukanlah seorang istri yang memiliki kesholihan lebih&#8230; suatu saat akupun bisa futur&#8230; Engkaulah pembimbingku..</p>
<p>aku hanya seorang hamba biasa yang ingin menjadi luar biasa bersamamu..</p>
<p>cintaku pun hanya biasa2 saja..dan kuharap kan menjadi luar biasa di hadapan-Nya kelak&#8230;</p>
<p>Mu luvly hubby&#8230; terimakasih banyak atas cinta mu&#8230;<br />
Semoga diawal2 pernikahan kita ini , bisa saling menguatkan mengingatkan tuk menggapai ridho-Nya&#8230;.</p>
<p>semoga apa yang kita cita-citakan bisa tercapai&#8230;</p>
<p>with a bunch of love<br />
for my hubby..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perlimut.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perlimut.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perlimut.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perlimut.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perlimut.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perlimut.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perlimut.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perlimut.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perlimut.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perlimut.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perlimut.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perlimut.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perlimut.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perlimut.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=16&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/19/my-love-say/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/baebc3e0e98e5ecb5271cb89893fa0fb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nuperli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pagi ini (kerinduan hati)</title>
		<link>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/17/pagi-ini-kerinduan-hati/</link>
		<comments>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/17/pagi-ini-kerinduan-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 13:10:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda izzat hakami</dc:creator>
				<category><![CDATA[My home]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perlimut.wordpress.com/2009/10/17/pagi-ini-kerinduan-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, aku mendengar lagi kicauan merdu dunia ini. Kicauan yang menenangkan hati tetapi juga membuat rasa rindu semakin membuncah. Kicauan itu bercerita tentang seorang anak manusia yang merindukan sang kekasih. kekasih yang jauh dimata tetapi melekat dihati, kekasih yang &#8230; <a href="http://perlimut.wordpress.com/2009/10/17/pagi-ini-kerinduan-hati/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=14&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini, aku mendengar lagi kicauan merdu dunia ini. Kicauan yang menenangkan hati tetapi juga membuat rasa rindu semakin membuncah. Kicauan itu bercerita tentang seorang anak manusia yang merindukan sang kekasih. kekasih yang jauh dimata tetapi melekat dihati, kekasih yang terikat dalam cinta karena Allah SWT.</p>
<p>Pagi ini, aku mendengar rintihan pilu seorang bani adam yang kesepian. Kesepian di dalam keramaian dunia, kesepian karena kehilangan belahan hatinya yang merantau jauh di luar sana terpisah tempat dan waktu yang hanya kesabaran dan keikhlasan yang mampu membentengi keresahan dirinya.</p>
<p>Pagi ini, aku mendengar luapan kegembiraan, dimana seorang insan bergembira di dalam kesedihannya karena kesepiannya terobati walaupun sedikit karena suara yang dinanti-nantikan bergetar bagaikan bunyi indah yang menyentuh hati</p>
<p>Ya Allah, saat ini aku berdo&#8217;a kepada-Mu, semoga Engkau beri kekuatan dan kesabaran kami dalam menjalani hidup ini. Kami berserah diri kepada-Mu, tidak ada Zat yang disembah dan meminta pertolongan kecuali hanya Engkau ya Allah.</p>
<p>Ya Allah, berikanlah kepada kami keturunan mulia, yang menjadi wali Engkau didunia, menjadi pemimpin orang-orang bertakwa yang menyebarkan kebaikan dan menghancurkan maksiat.</p>
<p>Ya Allah, jadikanlah kami sekeluarga menjadi penghuni-penghuni surga bersama Nabi dan Rasul Engkau ya Allah. dan maksudkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang istiqamah dijalan-Mu</p>
<p>Amin ya Rabbal &#8216;alamin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perlimut.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perlimut.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perlimut.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perlimut.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perlimut.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perlimut.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perlimut.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perlimut.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perlimut.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perlimut.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perlimut.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perlimut.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perlimut.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perlimut.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=14&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/17/pagi-ini-kerinduan-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/baebc3e0e98e5ecb5271cb89893fa0fb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nuperli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sayur 1500</title>
		<link>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/08/sayur-1500/</link>
		<comments>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/08/sayur-1500/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 14:10:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda izzat hakami</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosialisme]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perlimut.wordpress.com/2009/10/08/sayur-1500/</guid>
		<description><![CDATA[Sayur 1500, apalagi tuh. Jangan bayangi bahwa tulisan ini membahas sayur… baik sayur asam, sayur bening, sayur nangka dan sayur-sayur lainnya. Ini sih Cuma mengungkapkan betapa proses dan hasil itu perlu penyikapan yang baik. Kemarin, saya sudah menulis masalah bagaimana &#8230; <a href="http://perlimut.wordpress.com/2009/10/08/sayur-1500/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=11&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sayur 1500, apalagi tuh. Jangan bayangi bahwa tulisan ini membahas sayur… baik sayur asam, sayur bening, sayur nangka dan sayur-sayur lainnya. Ini sih Cuma mengungkapkan betapa proses dan hasil itu perlu penyikapan yang baik.<br />
Kemarin, saya sudah menulis masalah bagaimana menyikapi proses daan hasil, eh ternyata Allah berkehendak menguji saya atas apa yang saya tulis kemarin. Subhanallah,  Alhamdulillah, Allahuakbar semuanya begitu saja mengalir membuat saya sadar bahwa apa yang kita katakan akan ada tanggungjawab mengikutinya.<br />
Sore tadi, ditengah asyiknya berada dialam mimpi, saya terbangun karena ada teman yang bermain game di komputernya. Dengan setengah mengantuk, saya melihat hp saya dan tertulis dilayar ada 2 message dan 1 misscall. Singkatnya bahwa teman mengajak bertemu membahas kegiatan organisasi sore jam setengah lima.<br />
Pada awalnya sih malas ke mesjid Salman sore hari, apalagi mendung tebal menggelayut di langit sore bandung, tapi demi lancarnya kegiatan, sayapun mencoba untuk berangkat ke Salman. Dan benar saja, tidak berapa lama, air berjatuhan dari langit dengan lincahnya membasahi bumi yang sudah lembab sehingga malas itu makin berkobar dihati saya.  Ada keinginan untuk sms teman saya untuk membatalkan janji, tetapi pada akhirnya ga jadi karena saya berusaha untuk belajar menepati janji yang saya ucapkan dan Alhamdulillah dengan tekad yang bulat saya berangkat ke Salman dengan naik angkot.<br />
Ketika sampai di Salman, saya coba untuk mengirim sms ke teman saya, tetapi ternyata di layar hp saya tertulis sebuah pesan yang cukup mengesalkan yang menyatakan teman saya tidak bisa datang karena hujan.  Betapa kesal dan menyesalnya saya……….. Astagfirullah, saya baru sadar bahwa perasaan itu dihembuskan syetan, dan saya beristighfar kepada Allah atas perasaan itu.  Dan ingatan saya kembali ke proses dan hasil, dan kemudian saya sadar bahwa ini adalah ujian pertama untuk kata-kata saya yang saya ucapkan. Saya tidak mau munafik, saya kesal juga tapi ini bukanlah salah teman saya, ini adalah sebuah peristiwa yang mengajarkan kepada saya bahwa manusia hanya berusaha dan hasilnya hanyalah Allah yang menentukan. Paling tidak saya mendapat pahala dari usaha saya (insya Allah) dan seplastik sayur seharga 1500 di kantin Salman.<br />
Itulah sejarahnya sayur 1500, saksi dari peristiwa yang benar-benar menguji keimanan saya. Sayur  1500, adalah sebuah kenangan yang manis yang didalamnya penuh dengan hikmah. Bagi teman-teman, sekali lagi proses dan hasil bukanlah suatu yang penting, karena banyak peristiwa dalam proses dan hasil yang jauh dari harapan kita, tetapi bagaimana kita menyikapi itu untuk menjadi bernilai ibadah disisi Allah. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perlimut.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perlimut.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perlimut.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perlimut.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perlimut.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perlimut.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perlimut.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perlimut.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perlimut.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perlimut.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perlimut.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perlimut.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perlimut.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perlimut.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=11&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/08/sayur-1500/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/baebc3e0e98e5ecb5271cb89893fa0fb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nuperli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Do&#8217;a sang mahkluk dhaif</title>
		<link>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/07/doa-sang-mahkluk-dhaif/</link>
		<comments>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/07/doa-sang-mahkluk-dhaif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 13:23:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda izzat hakami</dc:creator>
				<category><![CDATA[the religion]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perlimut.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja bulan Ramadhan terlewati, tapi ko imbasnya ga kerasa ya, seperti angin yang lewat begitu aja, apa ini tandanya puasa kita menjadi puasa yang hanya lapar dan haus yang kita dapatkan. Ternyata bulan Ramadhan memang kita dimudahkan untuk beribadah &#8230; <a href="http://perlimut.wordpress.com/2009/10/07/doa-sang-mahkluk-dhaif/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=5&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru saja bulan Ramadhan terlewati, tapi ko imbasnya ga kerasa ya, seperti angin yang lewat begitu aja, apa ini tandanya puasa kita menjadi puasa yang hanya lapar dan haus yang kita dapatkan.</p>
<p>Ternyata bulan Ramadhan memang kita dimudahkan untuk beribadah dan sekarang baru memasuki pertengahan syawal aja, untuk kembali memiliki semangat beribadah seperti di bulan Ramadhan kemarin sangatlah sulit, ga tau kenapa, ko sepertinya dunia sangat menarik di luar Ramadhan ini</p>
<p>Subhanallah, Maha Suci Allah. Ternyata manusia memang makhluk yang lemah. Apa yang dipikirkannya, yang direncanakan bahkan yang dilakukannya ternyata bergerak diluar kehendaknya. Semakin hebat usaha kita, semakin berat rasanya untuk melaksanakan niat kita. Ya Allah, hamba-Mu ini sadar bahwa hamba-Mu tidak bisa mengandalkan diri sendiri yang lemah ini, hamba-Mu butuh pertolongan-Mu ya Allah. Ampunilah hamba-Mu yang selalu saja berbuat dosa dan khilaf ya Allah.</p>
<p>Hari ini, aku mencoba untuk mencoba istiqamah kembali dijalan-Nya, sulit memang tapi perasaan damai itu semakin menguat di dadaku, kedamaian yang dulu berdiri dengan megah di bulan Ramadhan, kedamaian yang tidak bisa diungkapkan kecuali dengan syukur kepada Allah. Alhamdulillah, Engkau masih memberikan kesempatan hamba-Mu untuk beribadah sebaik mungkin kepada Engkau ya Allah.</p>
<p>Pada detik ini, hamba-Mu bermunajat kepada Engkau ya Allah, semoga hamba-Mu, istri hamba-Mu, keluarga hamba-Mu, teman-teman hamba-Mu dapat selalu istiqomah di jalan Engkau hingga malaikat-Mu menjemput kami dengan halusnya dan memberikan kami ketenangan di alam kubur sampai kami menghadap Engkau dengan riang gembira, mendapatkan kitab dari sebelah kanan dan menjadi orang-orang yang bersama rasul-Mu dan Engkau banggakan kami kepada makhluk Engkau ya Allah</p>
<p>Amiiin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perlimut.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perlimut.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perlimut.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perlimut.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perlimut.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perlimut.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perlimut.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perlimut.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perlimut.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perlimut.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perlimut.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perlimut.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perlimut.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perlimut.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=5&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/07/doa-sang-mahkluk-dhaif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/baebc3e0e98e5ecb5271cb89893fa0fb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nuperli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arti Rp 1000,- buat kita</title>
		<link>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/06/arti-rp-1000-buat-kita/</link>
		<comments>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/06/arti-rp-1000-buat-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 07:16:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda izzat hakami</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosialisme]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perlimut.wordpress.com/2009/10/06/arti-rp-1000-buat-kita/</guid>
		<description><![CDATA[Bapak itu berjalan dengan lambatnya, terlihat gurat kelelahan diwajahnya, badannya terlihat lelah, keringat mengucur mengalir ditubuhnya. Bapak itu membawa alat dibahunya untuk usahanya mencari uang demi keluarganya, tidak tahu apa yang didalamnya. Usianya mungkin 60 -70 tahun, dengan kulit keriputnya &#8230; <a href="http://perlimut.wordpress.com/2009/10/06/arti-rp-1000-buat-kita/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=3&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak itu berjalan dengan lambatnya, terlihat gurat kelelahan diwajahnya, badannya terlihat lelah, keringat mengucur mengalir ditubuhnya. Bapak itu membawa alat dibahunya untuk usahanya mencari uang demi keluarganya, tidak tahu apa yang didalamnya.  Usianya mungkin 60 -70 tahun, dengan kulit keriputnya dan tenaga tuanya dia bias saja berjalan berkilometer jauhnya. Terenyuh hati melihat beliau, tapi tidak tahu bantuan apa yang bisa diserahkan kepada beliau, hanya do’a yang terpanjat semoga beliau mendapat rejeki yang halal dan tayyib dan semoga Allah membuatkan rumah disurga nanti untuk beliau.</p>
<p>Tidak jauh dari Bapak itu, ada seorang pemuda dengan baju keren, berjalan menuju mobil Honda jazz merah ditemani seorang gadis cantik disisinya. Dia baru saja selesai makan disebuah café bersama pacarnya. Kalau melihat bentuk dan suasana café, bisa jadi dia menghabiskan uang puluhan bahkan ratusan ribu rupiah untuk makan disana. Pemuda itu mungkin usianya sekitar 18 tahun, dan terlihat jelas dia adalah anak orang kaya yang tidak pernah merasakan beratnya mencari uang seribu rupiah.</p>
<p>Di tempat lain, ada seorang bapak usia 40-50 tahun, duduk dipinggir jalan sebagai pengemis. Dengan pakaian compang-camping, dengan sabar dia menanti belas kasihan orang yang lewat didepannya.</p>
<p>di sisi lain, ada seorang pegawai PNS yang duduk santai dikantornya karena pekerjaannya sudah selesai atau memang tidak ada pekerjaan yang harus ia lakukan? Dia duduk sambil membaca Koran sambil sekali-kali bercanda dengan temannya yang juga duduk manis didepan computer sambil memainkan freecell.</p>
<p>Di lain benua, ada orang yang bekerja secara penuh hingga hidupnya seperti habis di dalam pekerjaannya itu. Urusan keluarga dan lingkungan di sekitar rumahnya, dia sama sekali tidak mengerti dan tidak mau tahu, yang penting selama tidak mengganggu dirinya, maka dia tidak akan memberikan perhatian terhadap peristiwa disekitarnya</p>
<p>Masih banyak tipe manusia yang berbeda-beda di muka bumi ini, jutaan bahkan milyaran orang memiliki karakteristik dan tingkah laku yang berbeda satu sama lainnya. Dari sekian banyak perbedaan mereka dapat dikelompokkan menjadi dua perbedaan besar. Satu kelompok adalah proses lebih penting dari hasil sedangkan kelompok kedua menganggap hasil lebih penting dari proses.</p>
<p>Terlepas mana yang lebih penting antara hasil atau proses, sikap terhadap dua hal itulah yang paling patut diperhatikan. Yang jelas dalam dua hal tersebut, ada dua hal yang harusnya dilakukan oleh seorang muslim dalam menyikapinya yaitu sabar dan syukur. Apapun yang terjadi, kesabaran dan rasa syukur haruslah kita miliki karena semua itu akan membuat kita selalu berprasangka baik kepada Allah SWT. Kita dapat lihat dari contoh-contoh diatas, seorang bapak yang bekerja keras, seorang pemuda yang mengandalkan kekayaan orangtuanya, seorang pengemis dan seorang pegawai negeri dan seorang pencandu kerja yang kehilangan sosialisasinya dengan keluarga dan lingkungannya, cara mereka menyikapi hidup. Pertanyaannya pada diri kita adalah seberapa besar kesabaran kita dalam proses dan rasa syukur kita dalam menerima hasil? Mari tanyakan kepada hati kita yang merintih sedih karena ketidaksabaran dan ketidaksyukuran kita. Uang Rp 1000,- memiliki banyak arti bagi manusia, bagi pengemis, bagi pekerja keras, bagi pemuda anak mama, bagi pelayan toko, bagi PNS bahkan bagi anak kecil. Pertanyaan terakhir adalah berapakah arti Rp 1000,- buat kita?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perlimut.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perlimut.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perlimut.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perlimut.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perlimut.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perlimut.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perlimut.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perlimut.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perlimut.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perlimut.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perlimut.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perlimut.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perlimut.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perlimut.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perlimut.wordpress.com&amp;blog=9811238&amp;post=3&amp;subd=perlimut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perlimut.wordpress.com/2009/10/06/arti-rp-1000-buat-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/baebc3e0e98e5ecb5271cb89893fa0fb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nuperli</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
